IT TheChurch - шаблон joomla Авто
  1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Articles

DKP Gianyar Beri Pemahaman Tentang Pengolahan Sampah Kepada Anak – Anak

Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Gianyar memberikan pendidikan tentang pengolahan sampah rumah tangga kepada anak – anak siswa Sekolah Dasar di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Temesi, (5/6). Anak – anak Sekolah Dasar yang dilibatkan pada kegiatan tersebut yakni SD Negeri 1 Tegal Tugu dan SD N 4 Abianbase, dimana kedua wilayah ini merupakan Desa Binaan dari DKP Kabupaten Gianyar.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Gianyar, Wayan Kujus Pawitra mengatakan, dengan memberikan pemahaman sejak dini kepada anak – anak tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pengolahan sampah utamanya sampah rumah tangga dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse dan Recycle). Dengan mendapat pemahaman tersebut, anak – anak akan mampu menularkannya kepada masyarakat di lingkungan sekitarnya. Selain untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, dengan dibangunnya Bank Sampah saat ini jika dikelola sampah juga dapat menghasilkan uang. Dengan lingkungan yang bersih, maka program  Gianyar menuju Kabupaten Layak Anak akan dapat terwujud.

“Kita beri pemahaman kepada anak – anak tentang cara pengolahan sampah rumah tangga baik organik maupun non organik. Selain memberi manfaat bagi lingkungan, juga bermanfaat bagi mereka sendiri melalui Bank Sampah,” terang Kujus Pawitra.

Kujus Pawitra menambahkan, saat ini di Kelurahan Abianbase telah dibangun Bank Sampah, dengan adanya bank sampah tersebut diharapkan memacu partisipasi masyarakat dalam pengolahan sampah, utamanya sampah rumah tangga. Sehingga, dengan adanya partisipasi masyarakat ini akan mampu mengurangi volume produksi sampah di Kabupaten Gianyar. Untuk langkah selanjutnya, Bank Sampah ini akan dikembangkan di seluruh desa di Kabupaten Gianyar sehingga memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi.

Dijelaskan juga, saat ini di Kabupaten Gianyar beroperasi 16 truck sampah yang beroperasi di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar. Sementara untuk volume sampah di Kabupaten Gianyar sendiri sebanyak 1.500 m³ atau kurang lebih 1 ton per hari. Dari vulome sampah tersebut, hanya sekitar 411 m³ yang bisa diangkut ke TPA, sisanya merupakan sampah rumah tangga.

“Bank Sampah ini merupakan salah satu upaya untuk menangani sampah yang tidak mampu terangkut ke TPA. Tentunya dengan partisipasi masyarakat,” tambah Kujus Pawitra

Salah satu siswa, I Kadek Mertayasa  dari SDN 4 Abianbase mengaku sangat senang mendapat pemahaman tentang pengelolaan sampah tersebut. Dengan mendapat pemahanan tesebut dirinya, bisa tau cara mengolah sampah organik menjadi kompos serta pemilihan sampah non organik sehingga dapat menghasilkan uang. Dia mengaku, baru tau tentang program Bank Sampah yang menampung sampah – sampah daur ulang dan ditukar berupa tabungan. Dirinyapun sangat tertarik dengan program tersebut dan akan menerapkannya di rumah. Apalagi di daerahnya, Kelurahan Abianbase juga telah ada Bank Sampah sehingga memudahkannya dalam hal penyetoran.

“Menarik juga menabung dengan sampah. Cukup kumpulkan dan pilah sampah di rumah, nanti bisa menjadi uang,” cetus Kadek Mertayasa. (Humas Gianyar/Set)

 

Who's Online

We have 20 guests and no members online