IT TheChurch - шаблон joomla Авто
  1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Atasi Masalah Sampah, DKP Kab. Gianyar Rancang Bank Sampah


Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Gianyar, Wayan Kujus Pawitra didampingi Kabid Persampahan DKP, Made Suastika saat dihubungi, Rabu (13/8), menjelaskan, Bank Sampah ini hanya menerima tabungan berupa sampah anorganic yang memiliki nilai ekonomis untuk didaur ulang. Diantaranya, sampah plastic, kertas dan logam.

“Bank Sampah ini nantinya akan dikelola Yayasan Pengelolaan Sampah Temesi dan hanya menerima sampah anorganic,” terang Kujus Pawitra.

Disinggung soal konsepnya, Bank Sampah ini hampir mirip dengan bank umum. Para nasabah yang  sudah terdaftar bisa langsung menyetor tabungan berupa sampah anorganic untuk selanjutnya ditimbang dan kemudian dihargakan dalam bentuk rupiah. Semakin tinggi jumlah sampah yang disetorkan, semakin besar juga nilai rupiahnya.

“Intinya kami ingin membiasakan masyarakat untuk melakukan pemilihan sampah organic dan anorganic. Selain lingkungan bersih, juga bisa menghasilkan rupiah,” jelasnya.

Terkait bagaimana sistemnya nanti, DKP dan Yayasan Pengelolaan Sampah Temesi masih akan membicarakan lebih lanjut. Apakah akan ada petugas yang menjemput atau nasabah sendiri yang datang ke lokasi Bank Sampah.

“Terpenting kami ini membiasakan  masyarakat selaku nasabah untuk melakukan pemilihan antara sampah organic dan an organic,” terangnya.

Kujus menambahkana, pembangunan Bank Sampah oleh DKP ini merupakan upaya Pemerintah Kabubaten Gianyar dalam mengurangi volume sampah yang ada di wilayah Gianyar.

Selain itu dengan adanya Bank Sampah ini diharapkan dapat menggugah rasa kepedulian warga masyarakat bahwa dengan pengelolaan sampah bisa membantu perekonomian keluarga. Karena dengan adanya Bank Sampah, maka sampah yang selama ini menjadi permasalahan dapat diminimalisir dengan cara Reduce (mengurangi), Reuse (digunakan kembali) dan recycle (daur ulang).

Dengan cara recycle sampah melalui Bank Sampah diharapkan menjadi solusi alternatif untuk mengurang volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terutama sampah anorganik.  (MC GIANYAR/Kus)

 

Who's Online

We have 8 guests and no members online